Kunjungan Kerja Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto ke Basarnas


JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.IP melakukan kunjungan kerja ke Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) di Kemayoran Jakarta Pusat, Sabtu (13/1/2018).

Kedatangan Panglima TNI disambut langsung oleh Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsekal Madya (TNI) M.Syaugi, S.Sos., M.M beserta para pejabat eselon 1.

Yel-yel para personil Basarnas Special Group (BSG) juga menyambut kehadiran Panglima TNI. Pada kesempatan ini para personil BSG akan menunjukan kemampuan menyelamatkan korban kecelakaan yang terjepit di dalam mobil atau dikenal dengan istilah Vehicle Accident Road (VAR) serta aksi penyelamatan korban di reruntuhan bangunan (Urban SAR). Berbagai peralatan canggih Basarnas juga disiapkan untuk menyambut kedatangan panglima.

11.jpg

Usai menyaksikan SAR Demo, Panglima TNl mengunjungi ruang pengendali operasi Basarnas Command Center (BCC). Di tempat ini, M. Syaugi yang merupakan junior panglima menjelaskan dan menunjukkan satu persatu aplikasi tercanggih Basarnas yang digunakan dalam membantu dan mendukung pelaksanaan pencarian dan pertolongan korban kecelakaan atau bencana di Indonesia.

Apresiasi tinggi diberikan Panglima kepada Basarnas yang dianggap telah banyak kemajuan terutama dalam peralatan-peralatan yang telah dimiliki. Hal ini diungkap beliau usai melihat berbagai peralatan dan aplikasi serta kemampuan yang dimiliki Basarnas.

“Kemajuan yang sudah dibangun oleh kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan utamanya yaitu peralatan-peralatan yg telah dimiliki karena waktu tahun 2013 ketika saya masih berdinas disini saat itu peralatan-peralatan masih belum canggih seperti sekarang”.

8.jpg

“Saya menilai saat ini Basarnas semakin profesional saya harapkan dengan profesinalisme yang sudah ditunjukkan diantaranya masyarakat akan merasa nyaman kemudian turis yang datang ke Indonesia juga merasa nyaman karena garansi untuk keselamatan mereka apabila melaksanakan pelayaran di Indonesia, mengunjungi tempat-tempat wisata mereka bisa merasa nyaman termasuk dampak yang paling penting adalah dilaksanakan open sky policy dimana Basarnas berperan memberikan jaminan keselamatan terhadap seluruh penerbangan yang masuk maupun keluar dari wilayah Indonesia”, sambungnya.

Sementara M. Syaugi dalam sambutannya merasa bangga dan terhormat dengan kedatangan Panglima TNI ke Basarnas. Jenderal Bintang tiga ini juga merasa bangga karena Panglima bisa melihat perubahan yang sudah dilakukan Basarnas. “Kami cukup senang dan bangga panglima bisa melihat perubahan-perubahan itu”, ujarnya.

“Saya merasa bangga bisa bertugas di tempat tugas kemuliaan tugas-tugas kemanusiaan yang ini merupakan panggilan hati jadi apabila terjadi bencana tidak perlu disuruh kita sudah sigap dan cepat dengan kekompakan yang sudah ada sekarang yakin tugas itu dapat kita laksanakan dengan baik”, sambungnya.

Namun demikian menurut Syaugi, hingga saat ini Basarnas masih kekurangan sdm. Idealnya personil Basarnas ada kurang lebih 7000 namun saat ini baru ada sekitar 3500 personil seluruh Indonesia.

13.jpg

“Kami personilnya terbatas, sebetulnya sudah pernah disampaikan untuk penugasan personil TNI level tamtama bintara untuk ditempatkan di kantor daerah, penugasan yang sifatnya 6 bulan atau 1 tahun sehingga ada pengalaman-pengalaman dan bisa mengisi kekurangan personil yang ada. Tentunya ini akan menambah wawasan bagi personil TNI yang bisa ditugaskan di wilayah penyelamatan tersebut, semoga harapan ini bisa segera dikabulkan”, tutupnya.

Pria lulusan Akademi Angkatan Udara ini tentunya tidaklah asing dengan lingkungan Basarnas. Sebelum menjadi Panglima TNI, Marsekal Hadi pernah menduduki jabatan Direktur Bina Tenaga dan Pemasyarakatan (Binga) Basarnas selama kurang lebih 9 bulan terhitung Pebruari – Oktober 2013.

Selama memimpin Direktorat Bina Tenaga dan Pemasyarakatan Basarnas, Jenderal Bintang empat ini dikenal sebagai pimpinan yang profesional, memiliki semangat kerja tinggi, low profile, dan humoris. Seluruh pegawai Basarnas merasa senang dan bangga dengan karir Marsekal Hadi yang resmi menjabat sebagai Panglima TNI sejak Desember 2017. (an)



Kategori General Artikel .
Pengunggah : hamazi
13 January 22:45 WIB