Kapal MT Ngagel Dadi Terbakar, Seluruh ABK Berhasil Diselamatkan


Surabaya – Kapal MT Ngagel Dadi yang sebelumnya bernama MT Kutisari Selatan terbakar saat dalam pelayaran di perairan laut Bima, Nusa Tenggara Barat, pada Jum’at (18/6) pukul 17.24 WIB. Namun, satu orang Nahkoda dan 17 orang ABK (Anak Buah Kapal) MT Ngagel Dadi dievakuasi dalam kondisi selamat. {READMORE}

Identitas 18 orang awak kapal MT Ngagel Dadi, yaitu Apriyanto (Nahkoda), Ari Avrianto, Carlos Sibarani, Afiq Ananto, Rino Octavian, Joko Susanto, Aditia B, Syamsuddin, Daniel Nurdicahyono, Soleman Daniel, Lopi B, Laode Abdul, Dito Satria, Ariel S, Rano Karno, Nauval M, Dedi R dan Alfan W.

Sebelum mengalami kebakaran, kapal MT Ngagel Dadi yang merupakan kapal tanker milik PT Pertamina dengan muatan 3.000 liter solar ini hendak berlayar dari Maumere tujuan Bima. Saat berada pada koordinat 03° 07’ 39” S 119° 35’ 41” E, muncul percikan api di salah satu bagian kapal yang kemudian semakin membesar dan akhirnya membakar sebagian besar bagian kapal.

Kejadian terbakarnya kapal MT Ngagel Dadi diketahui oleh MV Meratus Dili yang berlayar dari pelabuhan Dili ke pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Nahkoda MV Meratus dili mendapatkan laporan dari Mualim I bahwa ada sinyal SOS di Channel 16. Nahkoda MV Meratus Dili kemudian segera mengarahkan kapal ke koordinat tersebut untuk melakukan pertolongan.

Nahkoda dan seluruh ABK kapal MT Ngagel Dadi berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara itu kapal MT Ngagel Dadi dibiarkan terapung di lautan lepas, sebab kebakaran yang melahap sebagian besar bagian kapal tidak berhasil dipadamkan. Seluruh korban kemudian dibawa menuju ke Surabaya sesuai dengan tujuan pelayaran MV Meratus Dili.

“Proses evakuasi para awak kapal MT Ngagel Dadi dilakukan setelah MV Meratus Dili lego jangkar di perairan selat Madura, di depan PT Maspion, kabupaten Gresik. Evakuasi dilakukan oleh KN (Kapal Negara) milik Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak. Sementara itu, KN SAR 225 Kantor SAR Surabaya melakukan pendampingan,” kata Yudhi, Kapten KN SAR 225.

Setelah bersandar di pelabuhan, lanjut Yudhi, tepatnya di dermaga Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, seluruh awak kapal MT Ngagel Dadi mendapatkan pemeriksaan medis oleh petugas KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) dan kemudian dilakukan penyidikan oleh petugas Kesyahbandaran. (Lib)



Kategori Kecelakaan Pelayaran .
Pengunggah : author