Frendi, Korban Terjatuh Dari Tebing Pantai Coro Ditemukan


Tulungagung – Frendi (18) warga desa Gedangan, kecamatan Campur Darat, ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal di perairan laut pantai Coro, kecamatan Besuki, kabupaten Tulungagung, pada Selasa (30/4) sekitar pukul 10.30 WIB.

Komandan tim operasi Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Trenggalek, Yoni Fariza mengatakan, jenazah Frendi ditemukan mengapung di lokasi yang berada pada koordinat 08° 16' 2.72" S 111° 48'44.12" E.

Yoni menambahkan, proses evakuasi jenazah korban berjalan lancar. Selanjutnya, tim SAR gabungan langsung menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan dengan layak.

Frendi merupakan salah satu orang pemancing yang dilaporkan terjatuh dari tebing pantai Coro. Sedangkan, satu korban lainnya, Doni (19), yang juga berasal dari desa Gedangan, masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Sebelumnya dalam upaya pencarian kedua korban ini, tim SAR gabungan mengerahkan dua SRU (Search and Rescue Unit) laut dan satu SRU darat. Ketiga SRU ini dilengkapi dengan APD (Alat Pelindung Diri) seperti helm dan jaket pelampung saat bertugas.

Dua SRU laut melakukan upaya penyisiran yang dimulai dari sekitar TKK (Tempat Kejadian Kecelakaan) yang terletak di koordinat 8° 15' 45.93" S 111° 50' 7,45" E. Dalam penyisiran laut ini, tim SAR gabungan didukung dengan kapal patrol TNI AL dan perahu karet yang dilengkapi dengan mesin Mopel (Motor Tempel).

Pada saat yan bersamaan, SRU darat berupaya menemukan tanda-tanda keberadaan para korban dengan nelakukan pengamatan dari atas tebing pantai Coro. SRU darat juga menyebarluaskan informasi tentang kejadian ini kepada warga dan nelayan yang beraktivitas di sepanjang pantai Coro.

“Upaya penyebarluaskan informasi ini bertujuan semakin mempermudah upaya pencarian, dalam arti, jika warga dan nelayan ada yang melihat tanda-tanda keberadaan kedua korban, dapat segera melaporkannya kepada petugas,” ujar Yoni.

Sejumlah unsur SAR terlibat dalam upaya pencarian kedua korban ini, diantaranya tim Pos SAR Trenggalek, Posmat TNI AL Popoh, BPBD Tulungagung, Polsek dan Koramil Besuki, Basarta dan nelayan sekitar, tetap bersemangat melakukan penyisiran.

Berdasarkan informasi dari saksi mata, kecelakaan yang dialami Frendi dan Doni terjadi pada Minggu (28/4) sekitar pukul 15.00 WIB, saat keduanya memancing di tepi tebing pantai Coro bersama tiga orang temannya yang lain, Andi, Choirul dan Dio.

Frendi terpeleset dari jatuh dari tebing pantai Coro dengan ketinggian sekitar 10 meter saat akan berpindah lokasi mancing. Doni berniat menolong Frendi dengan menceburkan diri ke laut. Namun karena kondisi arus laut yang kuat pada saat itu, Doni pun tidak bisa menolong dan akhirnya ikut tenggelam.

Mengetahui kejadian ini, ketiga orang pemancing lainnya berusaha menolong Frendi dan Doni dengan menggunakan joran pancing. Namun joran pancing yang digunakan untuk menarik keduanya patah, dan akhirnya kedua krban hanyut terbawa arus laut.

Sementara itu hingga berita ini dikabarkan, tim SAR gabungan masih terus berusaha melakukan pencarian untuk menemukan satu orang korban yang masih hilang. (Lib)



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : surabaya
30 April 21:20 WIB