Faiqus, Pendaki Tersesat di Gunung Arjuno Dicari Tim SAR


Pasuruan – Tim SAR gabungan mulai mencari Faiqus Syamsi (17), satu orang pendaki yang tersesat di gunung Arjuno, pada Jum’at (21/12) pagi. Sebanyak tiga SRU (Search and Rescue Unit) bergerak melakukan penyisiran untuk mencari tanda-tanda keberadaan seorang pendaki asal SMKN 5 kota Surabaya ini.

Komandan tim operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, Farid Kurniadi mengatakan, upaya penyisiran dimulai dari lokasi kontak terakhir dengan Faiqus, tepatnya di koordinat 7° 45' 50" S - 112° 35' 21.3" E. Untuk menuju lokasi ini, SRU pertama dan kedua membutuhkan waktu sekitar 20 menit dari Pos Pondokan.

Sementara itu SRU ketiga, lanjut Farid, melakukan pencarian dengan metode search pattern track line, yaitu memulai penyisiran dari Posko SAR di Pos Perijinan Tretes menuju puncak gunung Welirang, berlanjut ke puncak gunung Kembar 1, puncak gunung Kembar 2 hingga ke lokasi kontak terakhir dengan Faiqus.

Selama proses pencarian, tim SAR gabungan didukung sejumlah peralatan pendukung lainnya, seperti peta, kompas, GPS, Handy Talky, peralatan medis, peralatan standard mendaki, serta peralatan vertical rescue (seperti tali kern mantel, full body harnest, figure of eight, carabiner dan tandu taktis).

Selain tim Kantor SAR Surabaya, upaya pencarian Faiqus juga melibatkan kerjasama dengan Unsur SAR lain, diantaranya petugas Tahura R. SOeryo, Polsek Prigen, AGL, SAR Surabaya, SAR Penanggungan, SAR Mahameru, USSAR, BPBD Pasuruan, TAGANA, BP 1314, Kopi Ireng, Satupa, BDRT dan Dinkes kabupaten Pasuruan.

Menurut informasi dari rekan satu rombongan, kejadian yang dialami Faiqus berawal saat Ia dan enam orang pelajar SMKN Surabaya mendaki gunung Arjuno yang terletak di perbatasan antara kabupaten Pasuruan dan Malang, pada Minggu (16/12) malam.

Setelah sampai di pos peristirahatan terakhir jalur pendakian gunung Arjuno, mereka memutuskan untuk bermalam, sebelum memutuskan untuk mendaki ,pada Selasa (18/12). Satu orang tinggal di pos peristirahatan, sedangkan enam orang lainnya mendaki puncak gunung Arjuno.

Dalam perjalannya, empat orang dari rombongan sampai dulu di puncak Gunung Arjuno dan dua orang lainnya tertinggal di belakang. Karenanya, Faiqus yang telah sampai di puncak lebih dulu, memutuskan turun untuk menyusul kedua temannnya itu.

Setelah lama menunggu, Faiqus tidak juga kembali ke puncak. Kemudian, anggota rombongan yang berada di puncak memutuskan turun ke pos peristirahatan. Di sanalah, keenam pelajar ini sadar sudah kehilangan Faiqus. Akhirnya, mereka turun ke Pos Perijinan Tretes untuk melaporkan kejadian ini.

Hingga berita ini dikabarkan, tim SAR gabungan masih berupaya mencari keberadaan Faiqus. (Lib)



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : surabaya
21 December 13:14 WIB