BASARNAS dan Potensi SAR di Jember Gelar Simulasi Vertical Rescue


Jember – Semarak peringaan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional berlangsung di setiap daerah, baik di tingkat provinsi maupun kota / kabupaten. Seperti yang dilaksanakan BASARNAS Pos SAR Jember dan sejumlah potensi SAR di kabupaten Jember yang menggelar simulasi vertical rescue atau pertolongan korban musibah di gedung bertingkat, pada Kamis (2/5).

Disimulasikan terjadi gempa bumi berkekuatan 6,4 SR berpusat di kedalaman 10 km perairan laut selatan kabupaten Jember. Akibat gempa yang berkekuatan besar ini, sejumlah gedung di kabupaten Jember terdampak, seperti gedung di area kampus Universitas Negeri Jember (UNEJ).

Suasana mencekam dirasakan para civitas akademika kampus UNEJ paska terjadinya gempa bumi. Hal ini diakibatkan adanya kepulan asap dan kebakaran akibat hubungan pendek (konsleting) arus listrik di salah satu bagian gedung jurusan Ilmu Komputer.

Akibat kejadian ini, beberapa mahasiswa dan mahasiswi mengalami patah tulang akibat terjatuh saat berdesak-desakan untuk menyelamatkan diri. Tim SAR gabungan pun segera berupaya melakukan pertolongan dan evakuasi terhadap para korban setelah dihubungi oleh pihak kampus.

Para mahasiswa dan mahasiswi yang mengalami luka berat dievakuasi ke halaman kampus dengan menggunakan tehnik lowering, yaitu tehnik memindahkan korban dari suatu ketinggian ke bawah. Setelah berhasil dievakuasi ke bawah, para korban dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan medis lebih lanjut.

"Simulasi vertical rescue dalam kondisi darurat ini bertujuan untuk melatih para civitas akademika kampsu UNEJ dalam menghadapi potensi terjadinya bencana alam, khususnya gempa bumi yang bisa menimbulkan ancaman lain, seperti kebakaran," ujar Asnawi Suroso, Koordinator Pos SAR Jember.

Dalam menghadapi potensi terjadinya gempa ini, lanjut Asnawi, para civitas akademika kampus UNEJ harus memiliki kemampuan evakuasi, baik secara mandiri maupun terkoordinir. Mereka juga harus mampu menyelamatkan teman-teman mereka yang mungkin menjadi korban akibat bencana gempa ini.

Pelaksanaan simulasi vertical rescue ini juga bertujuan untuk melatih koordinasi dan sinergitas antara pihak kampus UNEJ dengan instansi / organisasi yang berkompeten dalam penanggulangan bencana alam, bahaya kebakaran maupun dalam hal penanganan medis terhadap korban.

Dalam simulasi ini, para peserta terdiri dari perwakilan organisasi kemahasiswaan, seperti KOREK (Korps Relawan Kampus UNEJ) dan juga para civitas akademika kampus UNEJ yang lain. Simulasi ini juga melibatkan peran serta dari tim SAR OPA Jember, PMI Jember, dan BPBD kabupaten Jember.

Sementara itu dalam simulasi vertical rescue ini, Pos SAR Jember berperan sebagai tim pelatih, tim safety officer (tim pengaman dan penilai) serta sebagai pendukung dalam hal peralatan SAR.

Meskipun berjalan selama kurang lebih empat jam, para peserta simulasi tampak sangat antusias melaksanakan tahap demi tahap simulasi dengan baik. Mereka mampu menunjukkan kerjasama yang baik dan juga kekompakan satu dengan yang lain.

Para peserta pun memberikan respon yang positif setelah menyelesaikan simulasi. Hal ini disebabkan kesadaran mereka sadar bahwa di wilayah mereka ada potensi terjadinya bencana alam. Oleh sebab itu, simulasi ini menjadi sangat penting sebagai langkah persiapan jika suatu saat menghadapi bencana. (Lib)



Kategori General Artikel , Pelatihan .
Pengunggah : surabaya
2 May 11:45 WIB