Akbar, Korban Tanah Longsor Ditemukan Meninggal


Probolinggo – Akbar Maulana (10) ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal, pada Selasa (11/12) sekitar pukul 17.30 WIB. Jenazah akbar ditemukan diantara reruntuhan rumahnya yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Selain Akbar, Siti Munawaroh (19) juga menjadi korban ditemukan meninggal setelah banjir dan tanah longsor melanda dusun Lawang Kedaton RT 14 RW 04, desa Andung Biru, kecamatan Tiris, kabupaten Probolinggo.

Komandan tim operasi Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jember, Rudy Prahara mengatakan, sebelumnya tim SAR gabungan sempat menghentikan sementara pencarian korban karena kondisi hujan deras.

“Hujan deras dikhawatirkan dapat menimbulkan rekahan yang memicu longsor susulan di lokasi dimana tim SAR gabungan sedang berupaya mencari korban. Sehingga, penghentian ini dimaksudkan untuk menjaga keselamatan personel tim SAR,” ujar Rudy.

Dalam upaya pencarian korban ini, para personel tim SAR gabungan didukung dengan sejumlah peralatan, diantaranya peralatan ekstrikasi, alkon, peralatan mountaineering, sekop, cangkul dan peralatan medis.

Selain tim operasi Pos SAR Jember, upaya pencarian korban ini juga melibatkan peran serta sejumlah pihak, diantaranya KODIM 0820 Probolinggo, BPBD kabupaten Probolinggo, Koramil Tiris, Koramil Tiris, TAGANA, PMI kabupaten Probolinggo dan SAR OPA Jember.

Menurut keterangan warga sekitar, bencana banjir dan tanah longsor yang melanda dusun Lawang Kedaton ini terjadi pada Senin (10/12), akibat hujan deras yang turun selama kurang lebih enam jam, dari jam 16.00 - 22.00 WIB, serta meningkatnya debit air sungai. (Lib)



Kategori Bencana .
Pengunggah : surabaya
12 December 8:20 WIB