300 Anggota Banser Jember Ikuti Pelatihan SAR


Jember – 300 orang calon anggota BANSER (Barisan Ansor Serbaguna) NU wilayah Jember mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) SAR Angkatan XXIX, pada Sabtu (15/12), berlokasi di area kebun Glantangan, kecamatan Tempurejo, kabupaten Jember.

Salah satu panitia Diklat SAR BANSER Jember Angkatan XXIX mengatakan, tujuan diselenggarakannya Diklat SAR ini adalah sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) para anggota baru BANSER NU kabupaten Jember.

Diklat SAR ini menghadirkan tim rescuer Pos Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Jember sebagai Instruktur. Adapun materi SAR yang diberikan, diantaranya Pengenalan Tugas Pokok dan Fungsi BASARNAS, serta Tehnik Pemindahan Korban.

Koordinator tim instruktur Pos BASARNAS Jember, Rudy Prahara mengatakan, para peserta tampak antusias mengikuti penyampaian materi SAR oleh tim BASARNAS. Mereka bersemangat saat mempraktekkan tehnik memindahkan korban dalam kondisi darurat.

Ada tiga tehnik pemindahan korban yang disampaikan oleh tim instruktur. Tehnik yang pertama, pemindahan korban dengan satu orang penolong, yaitu dengan tehnik tarikan selimut dan tehnik memanggul korban.

Tehnik yang kedua, pemindahan korban dengan dua orang penolong, yaitu dengan cara menggendong dan memapah korban. Serta tehnik yang ketiga, pemindahan korban dengan menggunakan tandu lipat. Tehnik ketiga ini membutuhkan sedikitnya empat orang penolong.

Tidak hanya materi pemindahan korban, para peserta Diklat SAR BANSER Jember Angkatan XXIX juga diajarkan bagaimana cara memberikan bantuan medis pertama pada korban sebelum melakukan pemindahan.

“Para peserta Diklat diharapkan mampu menyerap materi-materi yang telah diberikan, agar pengetahuan dan keterampilan mereka bisa meningkat. Sehingga, mereka bisa siap jika akan berperan serta membantu masyarakat terdampak bencana alam,” ujar Rudy. (Lib)



Kategori General Artikel , Pelatihan .
Pengunggah : surabaya
15 December 20:15 WIB